August 03, 2020

Mauricio Pochettino Buka Peluang Latih Barcelona

Mauricio Pochettino tampak membuka pintu untuk melatih Barcelona setelah terlihat menyesal karena bersikap “tidak hormat” lewat ucapan yang ia buat pada 2018 lalu.

Pochettino terakhir kali melatih klub Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur, di mana ia menghabiskan lima tahun kariernya sampai 2019 sebelum digantikan Jose Mourinho, namun Espanyol adalah tempat pertamanya untuk mengasah ilmu sebagai juru taktik dan klub yang pernah ia bela saat masih aktif bermain.

Dalam dua periodenya sebagai pemain, Pochettino memperkuat Espanyol selama sepuluh tahun dan kemudian menjadi pelatih kepala mereka pada 2009, tiga tahun setelah gantung sepatu bersama Los Periquitos.

Ikatannya tersebut membuatnya enggan melirik klub rival Barcelona, dan pada 2018 kemarin ia sempat mengklaim takkan pernah melatih klub penghuni Camp Nou tersebut, Arsenal atau bahkan Rosario Central mengingat ia terasosiasi dengan Espanyol, Spurs dan Newell’s Old Boys.

“Saya lebih memilih bekerja di peternakan saya di Argentina ketimbang pergi ke tempat-tempat tersebut,” kata Pochettino waktu itu, sebelum kini tampak menarik kembali ucapannya.

“Saya harus menjelaskan itu dengan baik,” bukanya kepada El Pais. “Saya di Barcelona pada tahun tersebut dan saya bertemu [presiden Barcelona Josep Maria] Bartomeu di sebuah bar.

“Kami saling menyapa karena kami mengantar anak kami ke sekolah yang sama dan kami berbicara sekitar lima menit. Itu lantas memunculkan rumor karena di luar sana ada banyak tim yang menginginkan kami.

“Ketika wartawan bertanya pada saya, saya ingin segera mengakhirinya. Saya tidak bermaksud untuk bersikap tidak hormat kepada Barcelona. Anda bisa melihat segala sesuatunya dengan cara berbeda. Espanyol telah membesarkan nama saya, namun saya tidak arogan dan saya tidak suka untuk membuat pernyataan seperti itu.

“Mungkin sekarang saya takkan melakukannya karena dalam hidup, Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi.”

Pochettino sudah tidak lagi melatih sejak November tahun lalu ketika ia dipecat Spurs, beberapa bulan setelah mengantar klub itu ke final Liga Champions.

Barca sendiri saat ini dilatih oleh Quique Setien, namun menyusul kegagalannya mempertahankan gelar LaLiga seusai menggantikan Ernesto Valverde di awal tahun, ia kemudian harus memenangkan Liga Champions jika ingin mempertahankan posisinya.